Modus Ajak Beli Gorengan, Ayah Tiri Ini Perkosa Anak Gadisnya
Jumat, 20-11-2020 - 20:50:01 WIB
(f: merdeka.com)

TERKAIT:
 
  • Modus Ajak Beli Gorengan, Ayah Tiri Ini Perkosa Anak Gadisnya
  •  

    MAMUJU-AL (15), remaja di Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi korban pencabulan oleh ayah tiri berinisial TJ (33) yang berprofesi seorang petani. Perbuatan bejat itu dilakukannya dalam kurun 4 tahun. Peristiwa pilu itu bermula pada 2016, ketika korban masih duduk di bangku kelas empat sekolah dasar.

    "Tersangka melakukan tipu muslihat dengan cara mengajak korban untuk membeli gorengan, namun sebelum membeli gorengan tersangka membawa korban ke rumah sawah," kata Wakil Kasatreskrim Polresta Mamuju Ipda Kasmuddin, Rabu (18/11). Dikutip dari Liputan6.com.

    Saat berada di rumah sawah, tersangka memaksa korban untuk melakukan persetubuhan dengan cara mendorongnya hingga terjatuh. Korban tidak bisa melakukan perlawanan saat tersangka melakukan rudapaksa.

    "Tersangka kemudian menyetubuhi korban. Setelah selesai, tersangka mengancam akan membunuh ibu korban jika dia menceritakan aksi pencabulan yang tersangka lakukan," ujar Kasmuddin.

    Kasmuddin mengungkapkan, aksi pencabulan tersangka terungkap setelah korban melarikan diri dari rumahnya ke Kecamatan Topoyo, Mamuju Tengah karena sudah tidak tahan menjadi alat pemuas nafsu ayah tirinya. Terakhir kali tersangka menyetubuhi korban pada 29 Oktober 2020.

    "Karena sudah tak tahan korban melarikan diri, Ia ditemukan di salah satu pos kemanan. Kepada warga, korban menceritakan alasan dia melarikan diri dari rumahnya," ungkap Kasmuddin, sebagaimana dilansir merdeka.com.

    Oleh warga, korban lalu diantarkan ke rumahnya. Dia kemudian menceritakan peristiwa pilu yang dialami selama empat tahun terakhir kepada ibunya. Tidak terima perbuatan cabul terhadap anaknya, ibu korban kemudian melaporkan tersangka ke Polsek Sampaga pada 5 Oktober 2020.

    "Atas laporan itu pihak Polsek kemudian menangkap tersangka. Atas perbuatannya tersangka terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp5 milliar," tegas Kasmuddin.

    Untuk sementara, korban mendapatkan pendampingan dari Unit PPA Polresta Mamuju untuk memulihkan kondisi psikis atau trauma yang dialami korban atas aksi rudapaksa itu. (dri)




     
    Berita Lainnya :
  • Modus Ajak Beli Gorengan, Ayah Tiri Ini Perkosa Anak Gadisnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    TERPOPULER
    1 Siaran TV Digital Masih Menunggu Ekosistem
    2 Ini Data 104 Perusahaan yang Diduga Lakukan Alih Fungsi Lahan Versi Komisi A DPRD Riau
    3 Dinilai Sukses Membangun Pekanbaru
    Firdaus-Ayat di Mata Para Tokoh Riau
    4 Advertorial Pemko Pekanbaru
    2019, Pemko Targetkan Pekanbaru Terbebas dari Kawasan Kumuh
    5 Ini Harga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus dari iBox!
    6 Dewan Pengupahan Sepakati UMK Inhil 2017 Rp2.342.160
    7 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Lakukan Pemerataan Pembangunan dengan Pengembangan Kawasan Tenayan Raya
    8 Para Pasangan Calon di Pilwako Pekanbaru dan Pilkada Kampar Jalani Tes Kesehatan
    9 Ada yang Menarik di Mesjid An-Nizham Pantai Raja Kampar, Ini Dia!
    10 Advertorial Pemko Pekanbaru
    Tolak Transportasi Online, Cara Dishub Pekanbaru Memelihara Angkutan Konvensional
     
     
    Sabtu, 28-November-2020 | Jam Digital
    PEDOMAN MEDIA SIBER
    © 2015-2020 PEKANBARUSATU.COM, All Rights Reserved